Selasa, 13 Februari 2018

Perbedaan Dasar Sistem Ekonomi Islam dan Konvensional

Apa kira-kira perbedaan dasar dari sistem ekonomi Islam dan konvensional? Baiklah sekarang mari kita pelajari apa saja perbedaanya. 

Perbedaan dasar antara ekonomi Islam dan konvensional dapat dilihat dari beberapa sudut, yaitu:

a. Sumber (Epistemology)
Kedudukan sumber yang mutlak yaitu Al-quran dan Hadis menjadikan Islam sebagai suatu Agama yang istimewa dibandingkan dengan Agama-Agama lain. Alquran dan Hadis menyuruh kita mempraktekkan ajaran wahyu tersebut dalam semua aspek kehidupan termasuk soal mu'amalah. Perkara-perkara mu'amalah dijelaskan di dalam wahyu meliputi suruhan dan larangan. Sumber rujukan untuk manusia dalam semua keadaan termasuk persoalan ekonomi bertujuan untuk mencapai keseimbangan rohani dan jasmani manusia yang berasaskan Tauhid.

Sedangkan ekonomi konvensional tidak bersumber atau berlandaskan wahyu. Oleh karena itu, ia lahir dari pemikiran manusia yang bisa berubah berdasarkan waktu atau masa. Karena itu pakar ekonomi Islam bertujuan untuk mencapai al-falah di dunia dan di akhirat, sedangkan pakar ekonomi konvensional mencoba menyelesaikan segala permasalahan yang timbul tanpa ada pertimbangan mengenai soal ke- Tuhan-an dan keakhiratan, tetapi lebih mengutamakan untuk kemudahan manusia di dunia saja.

b. Tujuan Kehidupan
Tujuan ekonomi Islam membawa kepada konsep al-falah (kejayaan) di dunia dan akhirat, sedangkan ekonomi konvensional (sekuler) untuk kepuasan di dunia saja. Ekonomi Islam meletakkan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini dimana segala yang ada di bumi dan di langit diperuntukkan untuk manusia.

c. Konsep Harta sebagai Washilah
Di dalam Islam, harta bukanlah merupakan tujuan hidup tetapi sekedar washilah atau perantara dalam mewujudkan perintah Allah SWT. Maka dari itu harta bukanlah tujuan utama kehidupan tetapi adalah sebagai jalan bagi tercapainya ketenangan hidup di dunia dan di akhirat. 

Berbeda dengan ekonomi konvensional yang meletakkan keduniaan sebagai tujuan yang tidak mempunyai kaitan dengan Tuhan dan akhirat sama sekali. Ini sudah tentu berlawanan dengan Islam. Untuk merealisasikan tujuan hidup menurut aliran konvensional ini, mereka membentuk sistem-sistem yang mengikuti selera nafsu mereka guna memuaskan kehendak material mereka semata.

Oleh karena itu, sistem konvensional mempunyai tujuan keuntungan tanpa memperdulikan nilai wahyu, dan mengutamakan kepentingan individu atau golongan tertentu serta menindas golongan atau individu yang lemah dan berprinsip siapa kuat dialah yang berkuasa.

Demikian perbedaan sistem ekonomi Islam dan Konvensional. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar